Hello. I'm a grid based layout focused on your Content. Greet your visitors & Showcase your work with style.

Diberdayakan oleh Blogger.
 TANPA JUDUL
Syair Mar'ah Nailul Faroh



Dulu kau ciptakn lagu itu untukku
Tapi mengapa kau nyanyikan untuknya
Dulu kau selalu brkata Akulah anugrah trindah dalam hidupmu Tapi
Mengapa engkau beranjak dan pergi meninggalknku

Adakah segores luka
Yang telah ku gores kehatimu 
Hingga kau tega Mencabik-cabik hatiku 
Mmbuat aku merasakn sakit dalam cintamu

Dulu kau tak pernah membiarkn luka menghampiriku
Tapi kini kaulah yg melukaiku 
Dulu kau tak air manata ini menetes
Tapi kini justru kaulah yg membuatnya mengalir

Lalu apa yang bisa kulakukan
Jika kini, aku telah melihatmu bahagia
Dengannya Sakit...
Begitu sakit kurasa....

Ingin rasanya ku hapus
Dirimu dari hidupku
Namun hati ini tak mampu
Karna cinta ini telah terlanjur padamu

Dalam dan semakin dalam
Kegelapan menyelimuti hatiku
Hingga ku tak mampu melihat
Cahaya2 indah lainnya Seperti cahaya yang pernah kau sinarkn pada ku

Meski ku berlari dan terus berlari
Engkau tetap saja tinggal dipikiranku
Begitu sulit untuk kuterima Kenyataan... 
kau meningglknku Disaat aku masih setia mnunggumu.,
BURUH


Puisi kehidupan, puisi cinta, puisi sedih


Sa'at mentari mulai mnampakah sinarnya,, 
Di kala itu 
Kau mulai aktifitas 
Sampai meneteskan keringat,,

Seiring dengan brjalanya detik,
Menit maupun jam,
Kau mneruskan kerjamu,
Sampai jam istirahatpun memanggilmu,,

Dengan sgelintir rokok 
Dan secangkir kopi, 
Kau rebahkan tubuhmu
Yang penuh dengan tetesan keringat,,
 
Kau keringkan 
Dengan hmbusan 
Semilir angin 
Yang mnyapa kulitmu,,
 
Tak terfikir sdikitpun 
Rasa lelah dri drimu 
Yang terfikir hanyalah 
Bagaimana bisa menafkahi kluargamu,,
 
Sa'at mentari dikit demi sedekit menyembunyikan sinarnya, 
Kamu mlangkah pulang 
Dengan baju yg kumuh dengan keringat dan debu,
Betapa berat perjuanganmu mnghidupi keluargamu,,
TERPURUK
Syair Andy Law

puisi galau, puisi cinta, puisi sedih, kata-kata sedih


 Malam ini
Tak ada lagi keceriaan
Hujan kemarin
Hanya menyisakan kepedihan

Sungai ku pun
Telah mengering dalam pesakitan
Akupun kembali terlempar dalam kesendirian
Harus kemana lagi,aku mencari diri

Yang sedari dulu mati
Kini...
Tak perlu menunggu
Sedu sedan itu
 
Terpurukku disini
Bersama dengan waktu
Yang  terus berjalan
Ku terbangun dari mimpi indahku

Kau tlah pergi tinggalkan Ku
author
Jake Simms
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt utlaoreet dolore.